Review Album | Jake Miller EP “Lion Heart” Tetap Menyenangkan

0
126
views
EP Jake Miller's Lion Heart
EP Jake Miller’s Lion Heart

Beberapa tahun terakhir ini, country-pop-rock punya Taylor Swift yang sering menciptakan lagu dengan bahasa mudah dipahami pun masih sanggup memancing emosi. Bisa jadi, untuk genre pop-rap Jake Miller lah orang yang cocok menyandang gelar serupa.

Pekan lalu, 4 November 2014, Jake baru saja merilis EP (mini album) bertajuk Lion Heart. EP ini juga menandai debut Jake melalui Warner Bros. Records yang telah ditandatangani sejak November 2013. Jake butuh waktu hampir setahun untuk menyelesaikan proyek yang awalnya terdiri dari 50 lagu kemudian disusutkan menjadi hanya lima tracks ini.

EP Lion Heart mengikuti tiga album lainnya yang telah dirilis lebih dulu, Spotlight (2012-EP), The Road Less Traveled (2013-EP), dan Us Against Them (2013-album penuh). Perilisan EP ini dibarengi juga dengan melakukan kegiatan menyenangkan bersama fans-nya di Twitter, pun mengundang beberapa penggemarnya yang beruntung secara personal.

Mini album Lion Heart diawali oleh First Flight Home yang telah dirilis jauh hari sebelumnya (6 Juli 2014). Track pertama ini berhasil tampil catchy dan menyenangkan. Porsi pop lebih dominan daripada rap-nya. Kemudian disusul oleh Party In the Penthouse, terasa berbeda dari lagu lainnya yang pernah mengangkat tentang pesta. Liriknya pun terdengar lebih menggelitik dengan latar musik yang memang mengajak untuk bersenang-senang.

Track favorit saya di album ini ada dua, pertama adalah Ghost yang menampilkan duet Jake Miller dengan Nicki Flores. Lagu ini mengingatkan saya pada Need a Doctor milik Eminem feat. Skylar Grey. Vokal Nicki sanggup membuat pendengar ikut tersayat (serupa yang dilakukan Skylar), pun kemampuan rap Jake di sini berhasil sampai pada level klimaks. Mengisahkan tentang orang-orang yang merasa kesepian, merasa invisible, tapi sebenarnya masih ada waktu bagi dunia untuk melihat mereka. Coba amati lirik klimaks Ghost bagian Jake ini:

loading...

It’s the last time you’ll ever look past me again/ I’m not a ghost, I’m more alive than I’ve ever been/ I’m let the whole world see me/ And if you’re feeling how I’m feeling you should come along with me/”

Kedua adalah Dazed and Confused feat. Travie McCoy. Lagu ini tersaji dengan tatanan ear-catching bahkan sejak intronya yang hanya berupa gumaman mulut “badabadabada…” Sepanjang durasi, vokal Jake dan Travie terbagi seimbang dengan porsi gumaman tersebut.

Sedangkan Lion Heart yang juga dijadikan tajuk album, tampil lebih berat dari empat tracks sebelumnya. Dari segi lirik dan pembawaan musik, Jake membuat lagu Lion Heart menjadi penutup yang memuaskan.

Hal yang patut dipertimbangkan dari Jake adalah tipenya yang konsisten dengan pilihan genre musik sejak awal kemunculan. Pun lirik buatannya tidak pernah neko-neko, apa yang mengganggu atau ada di pikiran, maka itu lah hasil tuangannya. EP Lion Heart tampil nyaris sempurna, bahkan kesan menyenangkan masih bisa ditemui di semua lagunya.

tersapa.com memberikan 4,5 dari 5 bintang.

loading...