Juli, Bulannya Turnamen Bulutangkis Kelas Tiga

0
250
views

Empat turnamen bulutangkis internasional di Juli.

 

urlindBulan lalu, hampir semua atlet andalan Indonesia berjibaku merebutkan gelar juara. Mulai dari Jepang, lanjut ke Indonesia Open, dan berakhir Australia Open. 

Juli, menjadi musim yang menyenangkan bagi pemain-pemain muda Indonesia. Di turnamen-turnamen internasional bulan ini, Indonesia banyak mengirimkan atlet muda. Ada empat turnamen yang Indonesia ikuti, dua turnamen sekelas Grand Prix dan dua lainnya sekelas Grand Prix Gold.

Di minggu pertama, digelar Yonex Canada Open di UBC Thunderbird Arena. Untuk turnamen ini, hanya satu pemain Indonesia yang ikut, yaitu Nathaniel Sulistyo, di kelas Tunggal Putra.

Yonex Canada 2014
Yonex Canada 2014

Minggu kedua, turnamen yang lebih menarik diadakan di New York. Bertajuk Yonex US Open dengan kelas satu tingkat di atas Kanada, Grand Prix Gold. Namun, Indonesia hanya mengirim tiga wakil, di tiga kelas berbeda. Sejarah memang menunjukkan, Indonesia jarang mengikuti turnamen Amerika dan Kanada

Yonex US Open 2014
Yonex US Open 2014

Di minggu ketiga, perhatian penonton Indonesia bakal menuju ke Tiongkok. Turnamen bertajuk Yonex Open Chinese Taipei itu berhadiah USD 200.000, angka yang fantastis untuk turnamen sekelas Grand Prix Gold. Indonesia mengirimkan mayoritas atlet muda potensial untuk turnamen ini agar mempunyai pengalaman bertanding di level Internasional.

loading...

Pemain-pemain potensial seperti Anthony Ginting di tunggal putra, Millicent Wiranto di tunggal putri, Selvanus Geh/ Kevin Sanjaya di Ganda Putra, dan pasangan baru Greysia Polii/ Kevin Sanjaya di Ganda Campuran siap meramaikan Taipei Open.

Yonex Chinese Taipei Open 2014
Yonex Chinese Taipei Open 2014

Pada minggu terakhir, ada turnamen kelas Grand Prix di Rusia. Russian Open Grand Prix juga diikuti mayoritas pemain muda yang sudah berpartisipasi dalam Taipei Open. Anthony Ginting dan Jonathan Cristie di Tunggal Putra, Hana Ramadhini di tunggal Putri, dan Selvanus Geh/ Kevin Sanjaya di ganda putra siap menjadi tumpuan Indonesia di Rusia.

Russian Open Grand Prix 2014
Russian Open Grand Prix 2014

Keikutsertaan pemain-pemain muda potensial Indonesia menjadi langkah yang baik dari PBSI agar regenerasi tidaklah berhenti. Turnamen-turnamen kelas tiga seperti Grand Prix dan Grand Prix Gold menjadi ajang yang bagus bagi atlet muda agar bisa unjuk kemampuan di kelas internasional.

Penulis: Fauzi Ananta @NotFauziAnanta

Editor: Aef Anas @a_ef

loading...