ISIS Kuasai Pangkalan Udara, Pengiriman F-16 Tertunda

0
170
views

F-16. Jenis ini lebih canggih daripada F-16 milik Indonesia. Namun kabarnya, Irak tidak diizinkan untuk membeli rudal jarak menengah untuk F-16 miliknya. Sebenernya rudal jarak menengah masih belum diperlukan Irak saat ini, sebab pemberontak ISIS tidak memiliki aset udara.

1F-16 blok 52 Irak dengan tangki BBM eksternal dan Rudal AIM-9 Sidewinder saat uji terbang di Fort Worth, Texas
1F-16 blok 52 Irak dengan tangki BBM eksternal dan Rudal AIM-9 Sidewinder saat uji terbang di Fort Worth, Texas

Amerika Serikat kemungkinan besar akan menunda pengiriman pesawat tempur F-16 Blok 52 setelah ISIS merebut Pangkalan Udara Balad bulan lalu. Juru bicara Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Kolonel Steven Warren mengatakan, kotraktor sipil yang mengerjakan proyek F-16 harus dievakuas dari Pangkalan Udara Balad yang mengakibatkan tertundanya pengiriman pesawat.

loading...

“Saya tidak bisa merinci pengaruh dari relokasi kontraktor dari Balad terhadap pengiriman F-16, tetapi pasti berpengaruh,” ujarnya. Pentagon sendiri tidak memberikan larangan apapun mengenai proses pengiriman.

“Kami sadar Irak sangat membutuhkan persenjataan modern. Kami sedang bekerja secepat mungkin untuk memastikan bahwa mereka menerima semua persenjataan yang mereka minta dan yang telah mereka bayar,” tambahnya.

Irak memesan 36 F-16 C/D Blok 52 dari Lockheed Martin pada September 2011 dan Oktober 2012 untuk membangun kembali angkatan udaranya yang porak poranda akibat invasi sekutu. Pesawat pertama telah dikirimkan Juni lalu.

Pengumuman tertudanya pengiriman pesawat F-16 hanya berselang beberapa hari setelah Rusia menyuplai pesawat tempur Sukhoi ke Irak. Namun, Amerika Serikat mengatakan penundaan tidak ada hubungannya dengan suplai Sukhoi Rusia ke Irak.

“Pembelian peralatan militer Rusia tidak mempengaruhi pembelian atas peralatan militer Amerika. Kami tahu Irak telah membeli peralatan militer dari berbagai negara seperi Republik Ceko, Korea Selatan, dan lain-lain,” ujar Warren.

Sementara itu, Pentagon masih melanjutkan suplai amunisi, senjata ringan dan peralatan militer lain, seperti Rudal Hellfire ke Irak.

Penulis: Lucky L  @bejo_junior

Editor: Aef Anas @a_ef

loading...