Daftar Pemenang Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2014

0
159
views
Apresiasi Film Indonesia
Apresiasi Film Indonesia

Piala Dewantara 2014 telah diserahkan kepada pemenang 17 kategori Apresiasi Film Indonesia (AFI). Perhelatan tahun ini bertempat di Istana Maimun, Medan, Sumatera Utara pada 13 September 2014 dan disiarkan secara langsung oleh TVRI.

Cahaya dari Timur: Beta Maluku, Selamat Pagi, Malam,” serta “Sokola Rimba berhasil disingkirkan oleh “Sebelum Pagi Terulang Kembali” karya Lasja F Susatyo dalam kategori Film Cerita Panjang Bioskop.

Ajang penghargaan ini berhadapan langsung dengan Festival Film Bandung. Perbedaan sangat mencolok terlihat untuk keduannya. Pertama dari segi kemewahan, jelas FFB lebih mumpuni sebab sudah menjelma menjadi acara komersil dan jelas lebih banyak penonton sebab juga disiarkan oleh SCTV. AFI tampil lebih sederhana, bahkan untuk tata suaranya sendiri masih terdengar dengungan.

Kedua, karena ini adalah ajang penghargaan insan perfilman, jelas tamu undangan dan pembaca nominasi menjadi sorotan utama. FFB gagal tampil elegan, sebab tamu undangan dan pembaca nominasi yang dipakai terkesan “aji mumpung” alias selagi terkenal. Berbeda dengan AFI yang mendatangkan tokoh perfilman lokal maupun nasional, bahkan juri dan pembaca nominasinya pun memiliki track record baik yang panjang dalam bidang ini.

Terakhir, tentang film-film yang berhasil masuk, sekaligus dengan ragam nominasinya. FFB semacam sudah menjadi ajang komersil, di mana film-film blockbuter Indonesia lah yang berhasil menyabet banyak nominasi pun penghargaan. Sangat bertolak belakang dengan AFI, di mana film-film pemenangnya rata-rata gagal memperoleh kesuksesan finansial, bahkan ada beberapa kategori unik.

Berikut ini daftar pemenang AFI 2014 peraih Piala Dewantara:

loading...

Apresiasi Film Cerita Panjang Bioskop diraih Sebelum Pagi Terulang Kembali produksi Cangkir Kopi dan Tranparency International Indonesia.

Apresiasi Film Cerita Panjang Non-Bioskop diraih Something in the Way karya sutradara Teddy Soeriaatmadja, produksi Karuna Pictures.

Apresiasi Film Pendek diraih film Maryam, karya sutradara Sidi Saleh, produksi Bioskop Merdeka Film.

Apresiasi Film Dokumenter diraih Marah Di Bumi Lambu, karya sutradara Hafiz Rancajale, produksi Forum Lenteng dan Komnas HAM.

Apresiasi Film Animasi diraih Pret karya Sutradara Firman Widyasmara, produksi Lanting Animation.

Apresiasi Film Anak diraih Sepatu Dahlan yangdisutradarai Benni Setiawan dan diproduksi Mizan Productions, Semesta Pro & Expose Pictures.

Apresiasi Sutradara Perdana diraih Anggun Priambodo lewat filmRocket Rain, diproduksi oleh Babibuta Film.

Apresiasi Poster Film diraih Sebelum Pagi Terulang Kembali, produksi Cangkir Kopi dan Tranparency International Indonesia.

Apresiasi Film Independen Pelajar diraih Penderes dan Pengidep, karya sutradara Achmad Ulfi, produksi Papringan Pictures.

Apresiasi Film Independen Mahasiswa dimenangkan film Sepatu Baru karya Aditya Ahmad.

Apresiasi Komunitas diraih oleh Komunitas Tikar Pandan (Aceh).

Apresiasi Festival Film diraih Festival Film Dokumenter.

Apresiasi Pendidikan Film diraih Kampung Halaman

Apresiasi Media Cetak diraih Majalah Tempo.

Apresiasi Media Non Cetak diraih Cinema Poetica.

Apresiasi Adikarya untuk film Harimau Tjampa karya D. Djajakusuma.

Apresiasi Adi-Insani diraih Gatot Prakosa.

loading...